Teknik Closing Penjualan Online Ya Ya Ya

teknik closing

Teknik Closing Penjualan Online Ya…Ya….Ya… Betul ya anda tidak salah baca, bahwa nama  tekniknya adalah  teknik closing : YA….YA….YA….

Kita semua tau ya, kalau yang namaya CLOSING PENJUALAN itu begitu SUPER PENTING..

Betapa tidak, sebesar dan seberat apapun ANDA menawarkan BARANG atau JASA kepada CALON PEMBELI, kalau tidak terjadi CLOSING ya, sia-sialah usaha anda yang sudah capek-capek berusaha menawarkan barang.

Artinya NO CLOSING = NO SELLING, Tidak ada SELLING jadinya PUSING, so TIDAK ADA DUIT MASUK REKENING, setuju ya….he…he….

Disinilah sangat diperlukan sebuah teknik closing dalam penjualan.

Macam-Macam Teknik Closing

Sebenarnya teknik closing begitu banyak dikenal di dunia penjualan. Tapi berhubung yang namanya TEKNIK, harus ada PRAKTEK alias EKSYEN ya.

Buat apa punya TEKNIK atau PUNYA JURUS tapi nggak pernah dipakai, ya pastinya nggak ada HASIL. Betul kan ya ?

Makanya, sekarang saya sharing kan 1 TEKNIK aja dulu, biar anda tidak OVERLOAD punya TEKNIK. Sekali lagi yang penting EKSYENnya.

“Orang yang punya 1 JURUS tapi di-PRAKTEK-an sampe 1000 x, itu lebih baik daripada orang yang punya 1000 JURUS, tapi PRAKTEK nya Cuma 1 x”

Menerapkan teknik closing Penjualan Ya..Ya…Ya…

  1. TEKNIK CLOSING : YA….YA…YA…

Buat Calon Customer berkata“YA” sebanyak-banyaknya
Misalnya…Kalau anda jualan “Alat Pengusir Tikus RIDDEX”
1. “Bu, maaf sebelumnya ibu tau saya jual RIDDEX dari BBM , ya?” | Calon pembeli menjawab : “Iya….”
2. “Jika ibu mencari alat pengusir tikus sepertinya di rumah banyak TIKUS ya bu, ?” | “Iya…”
3. “Riddex ini sangat cocok bu, untuk mengusir TIKUS yang bandel itu, ya?” | “Iya…”
4. “Ibu mau order RIDDEX yang model ini ya ?” | “Iya…”

Teknik Closing penjualan model ini dapat dilakukan dengan cara lainnya seperti di bawah ini :

  1. “Bapak sebelumnya mohon maaf, bapak beli RIDDEX nya butuh berapa pcs,?” 3 atau 4 |” 3 Aja dulu ya…”
    2. “Oh begitu ya pak… Bapak lebih suka kirim via JNE atau POS ?” | ”JNE aja deh…”
    3. “Bapak pilih JNE YES atau JNE REG ? | “REG aja lebih murah…”
    4. “Oh ya, ngomong-ngomong, rencana bapak transfer BCA atau MANDIRI ? | “BCA…”

Dalam Teknik Closing ini KUNCINYA adalah :

  1. Jangan biarkan Calon Customer berkata: “NGGAK!”, “TIDAK!”, dan hal-hal yang serupa
    2. Contoh pertanyaan SALAH: “Ibu jadi beli apa nggak? | “NGGAK!!!”
    3. Pertanyaan tersebut secara tidak langsung mengarahkan pikiran si ibu untuk berkata: “NGGAK!
    4. Arahkan pikiran mereka untuk menyetujui pernyataan Anda. Gunakan pertanyaan terbuka.
    5. Contohnya: “Ibu pilih yang ini atau yang ini?, “Suka yang ini atau yang ini?”, dll
    6. Atau gunakan pertanyaan yang jawabannya “YA… YA… YA…” (seperti contoh sebelumnya)

NB :

“YA” yang terulang akan membentuk sebuah Pola

  1. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa diperlukan 3 – 8 jawaban “YA” agar pola ini benar-benar terbentuk. Yang harus Anda ingat, jangan terlalu banyak juga. Kenapa? Orang jadi BT!
  2. Nah, jika sekiranya Anda sudah tahu kapan harus benar-benar CLOSING, pada akhir pertanyaan, arahkan pikiran calon customer untuk berkata “YA, Saya Mau Beli…”…

Dan…kalau konsumen SUDAH TRANSFER…Itulah CLOSING yang SESUNGGUHNYA, karena DUIT sudah masuk rekening anda…AMAZING…

SELAMAT ANDA BERHASIL !!! YUUK…EKSYEN…EKSYEN….EKSYEN…..

Demikian, pemaparan mengenai teknik closing penjualan ya…ya…ya…, dan teknik-teknik lainnya akan diposting pada waktu berikutnya.

Tangerang, Jum’at, 15 Januari 2016

 

Keyword ke www.klikmubarok.com :

teknik closing dalam penjualan di conter (1)

Related posts

Leave a Comment